Goresan Mahasiswa Baru

Awalnya tidak pernah terbesit ingin mendaftar di sekolah keguruan, termasuk di UNY. Saat pendaftaran SNMPTN pun saya sempat memilih bidang ekonomi kampus tetangga, tapi entah mengapa H-3 penutupan SNMPTN saya menggantinya dengan Pendidikan Geografi di UNY. Ya, saat itu saya sangat termotivasi oleh guru saya. Beliau mengajar dengan sabar walaupun beliau paham bahwa kelas saya sudah sangat lelah mendengar ajarannya. Selain itu, geografi adalah mata pelajaran UN tersulit menurut saya, itu yang membuat saya tertantang untuk mempelajarinya lebih banyak. Dan akhirnya, rezeki saya ada di sini, UNY Pendidikan Geografi.

Hari demi hari mulai dari ospek hingga escarpment sudah dijalani. Serta pembekalan ICT yang membuat wawasan TI saya semakin luas. Masih terasa membekas bagaimana kejadian tersebut berjalan,  saya merasa bahwa saya berada di posisi yang membingungkan. Entah bagaimana dikatakan sekarang ini saya masih ingin pada pilihan awal sebagai…. ah sudahlah lupakan saja. Biarlah saya dan Allah yang tahu.

Tapi, saya harus bersyukur karena saya sudah diberikan kesempatan untuk menimba ilmu di sini. Orang tua yang telah banyak menguras peluh demi anaknya menimba ilmu di kota perantauan, pantaskah si anak bermalas-malasan di sana? Tidak! Saatnya saya bertekad bahwa saya akan membalas peluh yang mereka keluarkan demi saya. Bismillah semoga di kota perantauan ini saya bisa menimba ilmu dengan lancar, lulus dengan predikat cumlaude, dan tujuan yang saya idam-idamkan sejak SMA bisa meneruskan kuliah di Belanda bisa terwujud. Aamiin!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

24 + = 29